Anak-anak muda gila

Fenomena transportasi online memenuhi hampir memenuhi headline media hari ini, baik cetak maupun elektronik, transportasi konvensional merasa terusik karena penghasilan mereka harus dibagi dua bahkan dibagi 3/4 dengan pendatang baru berbasis online. saya mencoba menganalisa dari beberapa sudut pandang biar saya terlihat seperti peneliti 😀 .

Sebagian orang awam melihat ini adalah urusan perut belaka, karena yang real terlihat di media adalah gap antar driver. ada ketakutan tidak dapat mencukupi kebutuhan sehari hari. Demonstrasi merebak yang  berujung anarkis, si ini memukul si itu, dan si itu memukul si ini.

Berbeda dengan pebisnis, mereka melihat ini sebagai pertarungan dua bahkan lebih perusahaan penyedia jasa angkutan umum yang sebenarnya sama-sama punya kekuatan finansial besar tapi mengatakan bahwa “kami ini seperti kucing melawan harimau”.

Beberapa pakar ekonomi berpendapat ini adalah kekuatan dari kolaborasi ekonomi sharing, ekonomi pelayanan, dan ekonomi digital dimana konsumen selalu memilih yang lebih murah, lebih mudah. fenomena ini tidak bisa dibendung, kejadian seperti ini sebenarnya sudah diprediksi jauh-jauh hari sebelumnya.

Orang hukum mengatakan ini adalah masalah keadilan, ketimpangan penegakan hukum antar yang satu dengan yang lainnya. si A dikekang dengan aturan-aturan hukum sedangkan si B dibebaskan menari tanpa batas. jadi bukan tentang online dan konvensional tapi tentang legal dan ilegal.

Menurut saya semua pendapat diatas benar adanya, tapi ketika saya coba bangun pola sistemis berbentuk diagram alir di whiteboard saya, ternyata ada dalang dari semua ini. siapa sebenarnya orang dibalik uber, gojek, grab?.

anak-anak muda gila

Ya, saya sebut mereka anak-anak muda gila dengan segala potensi dan kreatifitas, mereka memiliki pandangan luas nun jauh kedepan. menghadirkan inovasi-inovasi teknologi, mampu melihat celah-celah potensial untuk disusupi ide baru. Mereka berlari sangat cepat, manabrak kanan kiri atas bawah sampai ada yang menghadirkan kontroversi.

Lazada, Traveloka Tokopedia, Bukalapak, Blibli, Pulsk, Rumah, Bhineka, Beritagar, DokterSehat, Qerja, Ruangguru, Lewatmana, Utiket, Kliknklik, Foodpanda, Klikhotel, Nebengers, dan ada ribuan lainnya adalah ulah mereka.

Jangan kira saat kekacauan hari ini terjadi mereka diam. Hari ini bahkan detik ini diantara anak-anak gila tersebut ada yang sedang memikirkan bagaimana menciptakan solusi teknologi baru lainnya, bahkan mungkin ada yg memikirkan bagaimana menciptakan demonstrasi online :D.

Saat ini mungkin taksi online yang kena getahnya, tapi besok-besok bisa jadi bisnis anda yang digerusnya, karena mereka tidak pandang bulu. apa mereka juga gila uang? tidak, bagi mereka uang hanyalah bonus dari Tuhan, yang mereka cari adalah kepuasan jiwa ketika bisa menghadirkan solusi atas hidup anda, itu.

Bagaimana menyikapinya? berdamailah dengan mereka, , saya ingat sebuah pepatah “Jalan selamat, malas tertindas, berhenti mati”. mereka berlari secepat kemajuan teknologi, anda masuklah ke dalam arus mereka, berjalan berdampingan dalam arus tersebut.

Lihat dimana posisi anda sekarang, jika anda adalah pebisnis maka pekerjakan mereka dengan gaji yang layak, biarkan mereka memberikan masukan-masukan terhadap bisnis anda, karena mereka gila akan inovasi. salah satu kekuatan mereka adalah sifat nakal  dan keberanian mereka walau kadang ceroboh.

Jika anda bagian dari pemerintah, ciptakan regulasi secepat mungkin. maksud saya bukan regulasi yang mengatur hari ini, tapi regulasi jangka panjang sehingga tidak harus direvisi setiap tahun. mereka tidak suka yang lambat seperti birokrasi saat ini.

dan jika anda bagian dari anak-anak gila ini, bersiaplah menghadapi zaman ini, persiapkan diri baik mental, spirituan maupun keilmuan anda, minta masukan dari orang orang yg lebih berpengalaman. bijaklah, karena kebikjasanaan andalah yang menenukan baik dan buruknya bangsa ini.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s